Berbagi Pengalaman LULUS PPG

0

 بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Assalamu’alaikum…… semoga Alloh senantiasa menjaga iman dan islam kita semua.

Di tulisan sebelumnya saya telah membagikan 👉 Tips Mendapatkan Nilai Tertinggi Pre Test PPG. Karena untuk mengikuti PPG harus bersaing dengan ribuan peserta se Indonesia. Sedangkan kuotanya terbatas, oleh karena itu yang diprioritaskan salah satunya yang memiliki nilai tinggi. Oh iya, saya mengikuti PPG PAI secara garis besar maupun prosedural tidak beda jauh dengan PPG mapel lain atau yang dibawah kemendikbud.

2019 saya mengikuti Pre Test PPG. Setelah itu kami menunggu panggilan untuk PPG. Di awal 2020 kami optimis dipanggil, tapi qadarullah Covid-19 PPG ditiadakan. Merasa sudah lelah berharap, saya pun berusaha move on, tidak terlalu berfikir dan berharap PPG secepatnya.

Sebenarnya saya juga berharap segera mengikuti PPG untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi. Karena Qadarullah istri saat itu sedang hamil anak ke-dua. Saya pun manusia biasa, terkadang berfikir matematis “anak sudah mau bertambah, kalau gaji masih tetap segini rasanya berat”. Namun di lain sisi selalu berusaha yakin kepada janji Alloh, bahwa Anak adalah Pintu Rizki. Sehingga entah kenapa saat itu saya yakin sekali akan diprioritaskan masuk kuota PPG, walaupun bersaing dengan ribuan orang.

Bulan Mei 2021, beredarlah surat dari Kemenag yang berisi Verifikasi Calon Peserta PPG Tahun 2021 Kategori Lulus Seleksi Akademik 2019. Alhamdulillah wallahul musta’an, nama NGUBAIDILLAH masuk dalam kuota bahkan berada di no 1.
Singkat cerita saya mengikuti rangkaian PPG mulai tanggal 23 Agustus 2021 sampai 5 Desember 2021, secara Full Daring melalui web/LMS www.ppgsiagapendis.comApa saja sih yang dilakukan? Oke berikut saya jelaskan rangkaian dalam PPG:

1. Pengayaan/Pendalaman Materi

1 bulan pertama kita diwajibkan mendalami materi yang dibagi menjadi 10 modul. Setiap modul kita dibimbing oleh dosen yang berbeda. 1 modul terdiri dari 4 Kegiatan Belajar (KB). 1 modul ditempuh selama 3 hari. Misalnya hari senin-rabu modul Evaluasi Pembelajaran, kamis-sabtu modul Aqidah Akhlak, hari ahad libur. Kemudian kami dibagi menjadi beberapa kelompok, salah satu menjadi ketua untuk berkoordinasi dengan dosen maupun kampus. Kami membuat grup WA untuk melakukan koordinasi, dan biasanya dosen memberikan bimbingan melalui grup WA atau Google Meet.

Sedangkan untuk kegiatannya, pertama dosen memberikan bimbingan atau arahan. Lalu kami membuka LMS dan mengerjakan Pre Test (nilainya tidak dihitung). Kemudian kami membaca modul dan sekaligus membuat Resume atau ringkasan di microsoft word dengan format yang telah ditentukan. Kemudian diupload ke LMS lagi. Setelah itu kami diharuskan melakukan diskusi, menjawab pertanyaan dosen atau menanggapi. Setelah itu kami mengerjakan Tes Formatif, yaitu mengerjakan soal yang sesuai KB atau sub tema dari modul yang berjumlah +- 7 soal. Di hari ketiga, kami harus mengerjakan Tes Akhir Modul (TAM) yang berisi 12 soal mencakup seluruh materi 1 modul. Rangkaian semua itu mempunyai bobot nilai masing-masing.
Jika nilai akhir tidak mencapai KKM 70, maka harus remidi atau mengerjakan tugas tambahan. Begitulah seterusnya sampai modul terakhir selesai.

2. Lokakarya

Di bulan ke-2 mulai tanggal 27 September 2021, kami memasuki tahap ke-dua, yaitu Lokakarya atau persiapan praktik yang dibimbing oleh dosen juga. Lokakarya terdiri dari

a. Perangkat Pembelajaran

Seperti sebelumnya, pertama kita diberi modul kemudian diringkas dan berdiskusi. Bedanya 1 modul ini terdiri dari 10 KB dan 10 tugas yang secara langsung membuat perangkat pembelajaran. Menurut saya ini fase yang paling berat. Dimana perangkat benar-benar dikupas. Dari prosedur penurunan KI-KD, lalu ditambah dengan kriteria HOTS dalam tujuan pembelajaran, penilaian dan langkah-langkah pembelajaran. Tapi alhamdulillah bisa terlewati. Insha Alloh di lain tulisan saya berbagi tentang tips melewati PPG dengan sukses dan insha Alloh berkah. 👉 Tips Agar Doa Mudah Terkabul

b. Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Modelnya masih sama, meringkas dan berdiskusi. Bedanya di sini tugas kita harus membuat Proposal PTK. Dimana PTK ini yang akan kita laksanakan peniltiannya saat PPL.

c. Review Perangkat Dan PTK

Di fase ini, kita tidak dikasih modul. Tapi kita merivew dan menilai tugas perangkat dan ptk sebelumnya. Bedanya, di sini yang menilai tidak hanya dosen, tapi juga ada guru pamong atau guru senior yang telah ditentukan kampus dan teman sejawat atau teman kita.

d. Peerteaching

Selanjutnya kita praktek mengajar teman sendiri dan harus mengupload RPP yang telah dibuat. Kita mengajar diusahakan sesuai dengan RPP yang telah disusun, lalu teman-teman berpura-pura menjadi siswa. Sehingga sebelum praktik, koordinasikan dengan teman-temannya siapa yang memimpin doa, siapa yang tanya dan sebagainya.

e. Ujian Komprehensif

UKOM ini diuji oleh 2 dosen, yang menanyakan terutama tentang teori atau perangkat yang kita buat. Singkatnya ujian ini yang penting menjawab, karena lisan. 

3. PPL

Tiba saatnya mempraktikkan apa yang telah dipelajari ke pembelajaran secara nyata dalam bentuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Saat itu dibagi menjadi 3x PPL yang boleh diadakan secara daring maupun luring. Kalau saya memilih secara luring karena berbagai alasan.
Dimana dalam 1 PPL yang harus kita lakukan
  • Membuat RPP, Media Ajar, LKPD, Instrumen Penilaian
  • Pelaksanaan Pembelajaran direkam dalam bentuk video yang kemudian diupload ke LMS untuk dinilai dosen
  • Pelaksanaan PTK. Dalam pelaksanaan PPL ini kita seperti sambil menyelam minum air. PPL sekaligus PTK. Sehingga yang perlu diperhatikan Judul PTK mempunyai kesesuai dengan KD atau RPP yang digunakan.
Contoh video pelaksanaan PPL 1 yang saya lakukan klik👉 https://youtu.be/hS6h9SDW-no
Dan semua pelaksanaan PPL pun dinilai. Berikut saya tampilkan bobot penilaian Lokakrya + PPL

4. Uji Kinerja (UKIN)

Ujian kinerja dilakukan untuk mengungkap kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial peserta PPG. Yang diuji ada 2, yaitu pertama Pelaksanaan Pembelajaran dalam bentuk rekaman video (baca aspek penilaian video pembelajaran) sekaligus RPP yang disusun (baca aspek penilaian RPP).

Kedua yaitu Penilaian Portofolio yang meliputi:
  1. Melaksanakan Penelitian dan Publikasi, seperti publikasi jurnal
  2. Melakukan Refleksi Diri, membuat narasi perbaikan selama ini yang telah dilakukan
  3. Mencari Pengetahuan Baru dalam Forum Ilmiah yang dibuktikan dengan sertifikat
  4. Menghasilkan Inovasi Baru dalam Pendidikan, berupa Buku, Modul, Diktat dll
  5. Prestasi Hasil Kompetisi
  6. Kegiatan Pengabdian, bisa ditunjukan dengan SK Kepengurusan Organisasi.
1-4 Wajib diisi, sedangkan 5-6 hukumnya sunnah. Semua komponen penilaian di atas diupload ke website www.ukm.ppg.kemdikbud.go.id/ukin dengan berupa file pdf atau gambar atau link youtube. Contoh video pelaksanaan UKIN yang saya lakukan klik👉 https://youtu.be/Dx-wozSB5vw


5. Uji Pengetahuan (UP)

Tiba saatnya melewati fase terakhir yang paling menegangkan. UP itu ujian teori yang di bulan pertama dipelajari. UP mungkin bisa dikatakan seperti UN, jika gagal otomatis TIDAK LULUS PPG. Makanya perlu klik👉 10 Tips Berhasil Melewati PPG

Sekedar gambaran, UP dilaksanakan dalam 1 hari atau 3 jam secara online menggunakan aplikasi SEB. Namun sebelumnya peserta mengunduh kartu ujian di www.ukm.ppg.kemdikbud.go.id. Saya melaksanakan UP tanggal 5 desember 2021 secara daring. Yaitu saya ujian di rumah di depan laptop, kemudian diawasi oleh pengawas yang ditunjuk melalui zoom di hp, jadi hp sebagai kamera cctv. Sayangnya setelah ujian selesai, skor tidak langsung keluar sehingga membuat penasaran

6. Pengumuman Kelulusan

Kelulusan PPG hanya dipengaruhi 2, yaitu UKIN + UP. Dan keduanya harus lulus. Bisa saja UKIN lulus tapi UP tidak lulus, maka sama saja PPG tidak lulus, sehingga harus mengulang UKIN nya di kesempatan berikutnya dengan julukan retaker. Begitu juga jika tidak lulus UP.

Setelah UP, kami pun harus harap-harap cemas menunggu pengumuman melalui www.ukm.ppg.kemdikbud.go.id. 23 Desember 2021 untuk kesekian kalinya saya bersujud syukur kepada Alloh, karena setelah dibuka pengumumannya LULUS. Sungguh ini semua karena 👉 LibatinAlloh dan AndelinAlloh. 
Setelah beberapa waktu akhirnya terbitlah sertifikat ppg. Yuk baca kisah inspiratif lainnya 👉  
Demikian pengalaman saya dalam PPG, Silahkan baca 👉 10 Tips Berhasil Melewati PPG
Yang belum PPG, semoga Alloh segera memudahkan teman-teman ke PPG dan LULUS
yang sedang PPG, semoga Alloh memberikan kesabaran dan kistiqomahan
Yang sudah PPG, semoga Alloh menjaga keistiqomahan dan keikhlasan dalam mengamalkan ilmunya
Jangan lupa untuk mengisi 👉  
Banyumas, 5 Februari 2022
Ngubaidillah, S.Pd.Gr.,M.Pd

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
To Top